CILACAP - Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap edukasi perubahan iklim di Kabupaten Cilacap, Production Unit Cilacap (PUC) turut mendukung kegiatan Komunitas Jejak Jelantah dalam program Akademi Jejak Jelantah, sebuah inisiatif edukasi lingkungan yang berlangsung selama enam bulan. Program ini mencapai puncaknya dalam sebuah acara yang digelar di Pendopo Wijayakusuma Cakti Cilacap, dihadiri oleh para siswa anggota Gerakan Pramuka dari 21 sekolah di Kabupaten Cilacap pada 30 Januari 2025.
Acara dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, termasuk Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Cilacap, Jarot Prasojo, yang juga merupakan anggota Mabicab Kwarcab Cilacap, Sri Murniati, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Cilacap, Kusdiharto dari Kelompok Pemberdayaan Masyarakat Angkur, serta akademisi dari Politeknik Negeri Cilacap dan Universitas Jenderal Soedirman. Dalam sambutannya, Jarot Prasojo menyampaikan harapan agar ilmu yang diperoleh para peserta selama program ini dapat menjadi bekal berharga dalam memberikan kontribusi nyata bagi pelestarian lingkungan. Ia juga berharap generasi muda yang telah mendapatkan edukasi ini dapat menjadi pelopor perubahan serta menginspirasi masyarakat luas untuk lebih peduli terhadap kelestarian lingkungan.
Sebagai bagian dari program ini, PUC turut berperan dalam memberikan materi tantangan terkait entrepreneurship kepada para peserta, di samping materi proyek sosial lingkungan. Dalam periode waktu yang telah ditentukan, peserta diminta untuk merancang dan mempresentasikan gagasan inovatif mereka, yang kemudian dinilai oleh mentor dari kalangan praktisi dan akademisi.
Ketua Komunitas Jejak Jelantah, M. Nurhidayat, menekankan pentingnya penguasaan keterampilan kewirausahaan bagi generasi muda dalam menjalankan gerakan peduli lingkungan. Ia menjelaskan bahwa Komunitas Jejak Jelantah selama ini berhasil mengumpulkan pendanaan dari pemanfaatan limbah jelantah dan mengalokasikannya untuk mendukung berbagai aksi lingkungan, termasuk edukasi melalui Akademi Jejak Jelantah. Ia berharap program ini dapat menjadi bekal yang baik bagi generasi muda untuk terus berinovasi dalam menjaga lingkungan dan menciptakan solusi keberlanjutan di masa depan.