JAKARTA - 24 Februari 2025, Pertamina Lubricants kembali menunjukkan komitmennya terhadap pengelolaan lingkungan berkelanjutan dengan meraih dua penghargaan Anugerah Lingkungan PROPER Hijau untuk Production Unit Gresik (PUG) dan Production Unit Cilacap (PUC) dan penghargaan PROPER Biru untuk Production Unit Jakarta (PUJ). Penghargaan bergengsi dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) ini diserahkan langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, di Sasono Langen Budoyo, Taman Mini Indonesia Indah (TMII).
PROPER (Public Disclosure Program for Environmental Compliance) merupakan program penilaian kinerja lingkungan yang dilakukan oleh KLHK sebagai bentuk evaluasi terhadap kepatuhan perusahaan dalam pengelolaan lingkungan. Penilaian dilakukan setiap tahun untuk periode Juli hingga Juni, dengan kriteria mencakup ketaatan terhadap izin lingkungan, pengendalian pencemaran air dan udara, pengelolaan limbah B3 dan non-B3, serta pengelolaan sampah.
PROPER Hijau diberikan kepada perusahaan yang mampu mengelola lingkungan di luar persyaratan peraturan (beyond compliance). Penilaian mencakup implementasi Sistem Manajemen Lingkungan (SML), Life Cycle Assessment (LCA), efisiensi sumber daya, pengurangan emisi gas rumah kaca, konservasi air, penurunan beban pencemaran air limbah, perlindungan keanekaragaman hayati, hingga tanggap kebencanaan.
Selain itu, program tanggung jawab sosial seperti pemberdayaan masyarakat dan capacity building juga menjadi aspek penting dalam penilaian ini.
Sejak pertama kali meraih PROPER Hijau, Production Unit Gresik (PUG) telah menerima penghargaan ini 10 kali berturut-turut sejak 2016, sementara Production Unit Cilacap (PUC) mencatatkan 13 kali PROPER Hijau sejak 2013. Capaian ini menunjukkan konsistensi Pertamina Lubricants dalam mengintegrasikan prinsip-prinsip keberlanjutan di seluruh proses operasionalnya.
"Penghargaan PROPER Hijau ini menjadi bukti nyata komitmen kami dalam menerapkan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) secara berkelanjutan. Pertamina Lubricants tidak hanya mematuhi regulasi, tetapi juga terus berinovasi dalam pengelolaan lingkungan, efisiensi sumber daya, dan pemberdayaan masyarakat. Ke depan, kami bertekad untuk meningkatkan performa lingkungan menuju PROPER Emas," ujar Werry Prayogi, Direktur Utama Pertamina Lubricants.
Dengan keberhasilan ini, PT Pertamina Lubricants memperkuat posisinya sebagai pemimpin industri pelumas di Indonesia yang tidak hanya berorientasi pada kinerja bisnis, tetapi juga pada tanggung jawab sosial dan pelestarian lingkungan.